Sabtu, 23 Mei 2015

Tugas 2: Alasan Mengapa Filsafat Ilmu Diajarkan di PAP



Alasan mengapa Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran wajib mengikuti mata kuliah Filsafat Ilmu adalah selain demi untuk melaksanakan kewajiban untuk mengikuti mata kuliah yang telah diambil, filsafat ilmu memberikan kita banyak pelajaran tentang apa itu hakikat ilmu yang sebenarnya yang ditinjau dari segi Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi. Filsafat ilmu memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara pandang secara filsafat, bagaimana menelaah ilmu secara lebih mendalam terutama bagi kami seorang sarjana Pendidikan yang sangat membutuhkan untuk lebih memahami hakikat tentang ilmu itu sendiri. Serta dengan belajar Filsafat Ilmu mahasiswa dapat berpikir secara rasional tentang segala sesuatu yang terjadi, memacu untuk mengemukakan pendapat yang dimilikinya, berpikir kritis, dan mampu mengubah hidupnya. Dan dapat diterapkan dalam kehidupan yang dijalani serta nanti ketika melakukan Praktek Kerja Lapangan agar mudah menyampaikan materi kepada Peserta Didik. Setelah mempelajari Filsafat Ilmu, semua materi jug harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Tugas 1: Teknologi Kloning



Perkembangan Filsafat Ilmu pada zaman modern salah satunya adalah dalam bidang rekayasa genetic berupa Teknologi Kloning. Pada dasarnya cloning merupakan tindakan menggandakan atau mendapatkan keturunan jasad hidup tanpa fertilisasi, berasal dari induk yang sama, mempunyai susunan (jumlah dan gen) yang sama dan kemungkinan besar mempunyai fenotib yang sama.
Berdasarkan pengertian tersebut, ada beberapa jenis kloning yang dikenal, antara lain:

1.      Kloning DNA rekombinan
Kloning ini merupakan pemindahan sebagian rantai DNA yang diinginkan dari suatu organisme pada satu element replikasi genetik, contohnya penyisipan DNA dalam plasmid bakteri untuk mengklon satu gen.

2.      Kloning Reproduktif
Merupakan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan hewan yang sama, contohnya Dolly dengan suatu proses yang disebut SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer).

3.      Kloning Terapeutik
Merupakan suatu kloning untuk memproduksi embrio manusia sebagai bahan penelitian. Tujuan utama dari proses ini bukan untuk menciptakan manusia baru, tetapi untuk mendapatkan sel batang yang dapat digunakan untuk mempelajari perkembangan manusia dan penyembuhan penyakit.
Kloning pada tumbuhan telah berlangsung sejak lama dan banyak dilakukan khususnya dibidang pertanian dengan tujuan untuk memperbanyak tanaman melalui stek atau cangkok sehingga dihasilkan sejumlah tanaman yang sama sifatnya, Sekarang teknologi Kultur jaringan tumbuhan (In Vitro) telah berkembang dengan pesat sehingga kloning pada tumbuhan selangkah lebih maju jika dibandingkan dengan kloning pada hewan. Hal ini karena sifat totipotensi sel tumbuhan, baik sel somatik maupun sel embrional pada umumnya lebih mudah untuk melakukan diferensiasi membentuk organ dan individu baru (klon) daripada sel hewan. Disamping itu dampak sosial, etika maupun moral pada kloning tumbuhan selama ini dipandang lebih ringan dibandingkan pada hewan.
Kloning terhadap hewan dan manusia sudah sering dilakukan didunia barat, lalu tidak menutup kemungkinan bahwa, sebentar lagi akan ada penelitian mengenai kloning terhadap manusia di Indonesia. Apabila hal tersebut terjadi maka banyak pro dan kontra terjadi dan banyak pula permasalahan hukum yang akan bermunculan.
Seperti halnya dilihat dari sudut moral. Dalam sudut moral bangsa Indonesia, teknologi cloning sangat tidak pantas dilakukan pada manusia dan merupakan penghinaan dan disktiminasi atas kemanusiaan pada manusia. Dengan adanya cloning, ini berhubungan erat dengan identitas dan keindividuan manusia karena hasil cloning akan sulit ditentukan identitasnya karena merupakan kembaran dari si klon ini. Seluruh perbuatan manusia didasarkan atas kodratnya sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Dan cloning merupakan bentuk dari pemikiran akal budi manusia dan bukan dari kodrat yang telah ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. meskipun manusia bebas melakukan perbuatan berdasarkan akal budinya namun tidak boleh menyalahi aturan kodrat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Jika ditinjau dari sudut etika dan norma bangsa Indonesia, cloning sangat tidak setujui oleh seluruh umat manusia, terutama masyarakat muslim seperti yang telah dijelaskan dalam fatwa bernomor: 3/Munas VI/MUI/2000 itu para ulama menetapkan kloning terhadap manusia dengan cara bagaimanapun yang dapat berakibat pada pelipatgandaan manusia hukumnya adalah haram. Namun, para ulama membolehkan kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan. “Kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan hukumnya boleh (mubah) sepanjang dilakukan demi kemaslahatan dan atau untuk menghindarkan hal-hal negatif,”demikian fatwa yang ditandatangani Ketua MUI Prof. Umar Shihab itu. Dalam fatwanya, MUI mewajibkan kepada semua pihak terkait untuk tidak melakukan atau mengizinkan eksperimen atau praktik kloning terhadap manusia. MUI juga mewajibkan kepada para ulama untuk senantiasa mengikuti perkembangan kloning serta menyelenggarkan kajian-kajian ilmiah untuk menjelaskan hukumnya.


 Sumber :
Artanto, Boby. (2011). “Pengertian Kloning Lengkap Dengan Tinjauannya”. [Online]. Tersedia: (http://bobbyartanto.blogspot.com/2011/12/pengertian-kloning-lengkap-dengan.html) Diakses pada 22 Mei 2015
Haffandi, Linda. (2013). “Kloning Berdasarkan Sudut Pandang Lima Agama”. [Online]. Tersedia: (http://linda-haffandi.blogspot.com/2013/11/kloning-berdasarkan-sudut-pandang-lima.html) Diakses pada 22 Mei 2015
Wibowo, Kurniawan Tri. (2011). “Bioetika dan Kloning”. [Online]. Tersedia: (http://pengacaraonlinecom.blogspot.com/2011/11/bioetika-dn-kloning.html) Diakses pada 22 Mei 2015

Minggu, 05 April 2015

Mesin-Mesin Kantor Elektronik

Mesin-Mesin Kantor Elektronik
1.       Mesin ketik elektronik

a.       Perbedaan mesin ketik elektromekanis dan elektronis
Bahwa mesin ketik listrik/elektronis tidak memiliki bagian yang bergerak seperti roda dan luas, tetapi hanya memiliki mikro-elektronis. Bila sebuah tombol ditekan, suatu kode digital diteruskan ke kepala huruf dan memerintahkan apa yang harus dilakukan.
b.      Memori mesin ketik elektronik
Ada 3 jenis utamanya, yaitu :
1.       Mesin yang hanya dapat mengoreksi
Mesin ini memorinya kecil jadi hanya bisa menyimpan sekitar enam hingga beberapa ratus huruf saja dengan satu pukulan tombol tetapi mesin ini tidak dapat menyimpan teks untuk pengetikan ulang dan pengeditan
2.       Mesin yang dapat menyimpan
Mesin ini memungkinkan untuk paragraph yang sering digunakan, surat singkat atau untuk diketik secara otomatis dan penggabungan teks lain. Memorinya mencapai lebih dari 100 karakter
3.       Mesin yang dapat digunakan untuk mengedit
Mesin yang digunakan untuk mengedit ini memorinya mencapai 64.000 karakter. Teksnya dapat disimpan dan diedit dan memiliki peraga baris sekitar 30 karakter satu barisnya.
c.       Fasilitas utama mesin ketik elektronik
1.       Koreksi pengangkatan otomatis
2.       Mengoreksi satu baris
3.       Peraga baris
4.       Spasi dan pitch yang professional
5.       Fasilitas pengeditan
6.       Cetak tebal
7.       Penjajaran (justification)
8.       Garis bawah otomatis
9.       Penempatan ditengah (centering)
10.   Tabulasi decimal
11.   Tombol ½ spasi
12.   Pengumpan kertas otomatis
13.   Tombol pengulang otomatis
14.   Penggeser mundur kereta otomatis
15.   Indent block
16.   Tabulasi garis vertikal
17.   Memori formulir
d.      Mesin ketik yang dihubungkan dengan computer
Mesin ketik dapat dihubungkan dengan computer mikro sehingga berfungsi sebagai pencetak (printer) atau terminal masukkan. Microwriter hanya memiliki enam tombol dan berukuran 9x4 inci jadi sesuai untuk penggunaan jari-jari satu tangan. Bagian atasnya memiliki peraga krisal cair 14 karakter yang masing-masing ujunganya ada soket yang menghubungkan dengan TV atau monitor, pencetak, tape recorder, dan adaptor listrik. Untuk memperoleh huruf atau angka, dua tombol harus ditekan secara bersamaan sedang untuk tnda baca dan perintah pengolahan kata terdapat tombol shift. Memorinya sekitar 8kb dan dapat menyimpan sekitar 5 halaman naskah berukuran A4 dengan kecepatan 50 kata per menit.

2.       Mesin hitung elektronik

Mesin hitung elektronik memiliki fungsi yang sama dengan mesin hitung manual ataupun listik yaitu untuk melakukan operasi hitung penumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Ciri-cinya :
a.       Tenaga penggeraknya menggunakan sinar matahari, baterai, dan listrik
b.      Komponen dan cara kerjanya elektronik
c.       Hasil perhitungannya cepat dan mudah dilakukan
d.      Bentuk kecil dan ringan
Jenis-jenis mesin hitung elektronik :
a.       Berdasarkan tenaga penggeraknya
1.       Solar powered calculator
Pengoperasiannya dengan membuka tutupnya dan bila tidak dipergunakan tutuplah
2.       Solar/batrei powered calculator
Pengoperasiannya dengan baterai/sinar matahari
3.       Batrei powered calculator
Pengoperasiannya dengan baterai
4.       Battery/electric powered calculator
Pengoperasiannya dengan baterai kering atau listrik
5.       Electric powered calculator
Pengoperasiannya dengan tenaga listrik
b.      Berdasarkan bentuk dan ukurannya
1.       Card calculator
Bentuknya kecil dan tipis dengan tombol rata
2.       Wallet calculator
Bentuknya kecil dan ada tutupnya seperti dompet
3.       Hand calculator
Bentuknya kecil dan ada tutup plasticnya seperti kantong
4.       Semi desktop calculator
Bentuk besar dan biasanya ada diatas meja-meja
5.       Desktop calculator
Bentuknya besar dan digunakan dikantor=kantor
c.       Berdasarkan penggunaanya
1.       Financial/business calculator
Digunakan untuk perhitungam bisnis/financial
2.       Scientific calculator
Digunakan untuk perhitungan matematis
3.       Office calculator
Digunakan dikantor-kantor
d.      Berdasarkan penampil hasilnya
1.       Non pointing calculator
Hasil perhitungan hanya tampak pada display
2.       Printing calculator
Hasil perhitungan selain Nampak pada display juga tercetak pada kertas hitung
e.      Berdasarkan kemampuan operasinya (banyaknya digit)
Mulai dari 8, 10, 12, 14, dan 16 digit

3.       Cash register

Mesin yang merupakan mesin pencatat transaksi kas, biasanya digunakan ditoko-toko atau supermarket yang ada lacinya untuk menyimpan sejumlah mata uang. Cashr egister juga mengeluarkan hasil cetak dari struk penjualan untuk pelanggan.
Ciri-cirinya:
a.       Komponen dan cara kerja mesin elektronik
b.      Tenaga penggeraknya listrik
c.       Bisa digunakan dengan cash register lain atau computer
d.      Bisa digunakan 1-8 kasir dengan pencatatan terpisah
e.      Bisa digunakan untuk menampakkan nama barang pada display
Jenis-jenis cash register :
a.       Menurut system operasinya
1.       Cash register terdiri sendiri (stand alone)
2.       Cash register yang dapat digabung dengan cash register lain
3.       Cas register yang dikendalikan oleh induk (Local Area Network)
b.      Menurut jumlah kasir (operator)
1.       Cash register untuk 1 kasir
2.       Cash register untuk 4 kasir
3.       Cash register untuk 8 kasir
c.       Menurut jumlah departemennya
1.       Cash register kecil (1-8 departemen)
2.       Cash register sedang (10-20 departemen)
3.       Cash register besar (lebih dari 20 departemen)
Contoh mesin cash register dan komponennya
Bagian-bagian dari mesin Cash register elektronik merk Sharp ER 3100 antara lain:

a.       Layar baca
b.      Mesin kunci: operator, submanager, manager
c.       Tombol kasir
d.      Posisi kunci mesin
e.      Posisi tombol receipt: on, off
f.        Tombol paper feed: receipt dan jurnal
g.       Tombol angka-angka
h.      Tombol departemen
i.        Tombol alat pembayaran


Referensi :
Abdussamad, Dr. H. Zuchri, M.Si. 2013. Bahan Ajar Mata Kuliah Teknologi Perkantoran. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo
Anggraeni, Felicia. 2012. Mengoperasikan Cash Register. [Online] (http://felichimoet11.blogspot.com/2012_11_01_archive.html) diakses tanggal 26 Maret 2015


Otomatiosasi Perkantoran

Otomatisasi Perkantoran

A.      Pengertian
Otomatisasi adalah penggunaan mesin untuk mengerjakan tugas yang biasa dilakukan oleh manusia. Sedangkan kantor adalah tempat dimana orang bekerja. Jadi otomatisasi kantor adalah sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalu perbaikan proses demi meningkatnya produktifitas kerja. Sedangkan otomatisasi perkantoran adalah semua system informasi formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunkasi informasi kepada dan dari orang berbeda baik yang didalam mapun diluar perusahaan.
·         System informasi formal; kegiatan dengan prosedur tertulis. Contohnya pembuatan laporan keuangan secara periodic.
·         System informasi informal; tidak diuraikan secara tertulis/tidak direncanakan. Contohnya melakukan konsultasi atau diskusi.

B.      Kategori pemakai otomatisasi perkantoran
Kategori pemakai otomatisasi perkantoran ada empat, yaitu :
1.       Manajer; orang yang bertugas mengelola sumber daya perusahaan terutama SDM
2.       Professional; biasanya tidak mengelola orang tapi menyumbangkan keahlian khusunya contohnya pembeli, wiraniaga dan staff khusus
3.       Sekretaris; orang yang bertugas untuk menangani korespondensi, menjawab telepon, mengatur jadwal pertemuan
4.       Petugas administrative; orang yang membantu pekerjaan sekretaris seperti mengirimkan surat, mengoperasikan mesin fotocopy, menyimpan dan menyusun dokumen

C.      Konsep-konsep otomatisasi perkantoran
Konsep-konspenya adalah sebagai berikut :
1.      Proses yang terjadi diperkantoran seperti halnya proses manufaktur selalu mengarah ke otomatisasi.
2.      Otomatisasi kantor berevolusi dari aplikasi-aplikasi yang terpisah dan tanpa rencana menuju aplikasi yang terencana dan terpadu.
3.      Otomatisasi kantor memudahkan penerimaan dan pengiriman informasi.
4.      Otomatisasi kantor memberikan keuntungan lebih besar melalui pengambilan keputusan yang lebih baik.

D.      Manfaat otomatisasi perkantoran
·         Pendapatan lebih tinggi dan penghindaran biaya
·         Computer menunda penambahan pegawai yang diperlukan
·         Otomatisasi ini menjadi pelengkap bukan untuk pengganti
·         Dapat memperbarui proses pelaksanaan pekerjaan dikantor
·         Penggabungan dari beberapa teknologi
·         Peningkatan komunikasi untuk dapat menghasilkan keputusan yang baik dan cepat
·         Memberikan kemampuan dalam memecahkan masalah kelompok

E.       Telekomunikasi dan PC
1.       Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian atau penyampaian informasi dari suatu tempat ke tempat lain.
Dalam kaitannya dengan telekomunikasi, bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
a.       Simplex
Bentuk komunikasi satu arah yang dimana penerima tidak dapat memberikan informasi balik atau tanggapan bagi pengirim. Contohnya adalah siaran televise dan siaran radio
b.      Duplex
Bentuk komunikasi dua arah yang dimana pihak pengirim dan penerima bisa berkomunikasi dua arah secara bersama-sama. Contohnya adalah telepon baik selular maupun fixed telepon rumah
c.       Half duplex
Bentuk komunikasi dua arah secara bergantian dimana saat proses komunikasi pengirim akan mengirim informasi yang penerima akan mendengarkan/menangkap informasi, demikian sebaliknya. Contohnya adalah radio walkie talkie.
d.      Full duplex
Bentuk komunikasi dimana dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama dan membutuhkan dua jalur komunikasi. Komunikasi full duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, dimana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda tapi kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin menjadi setengahnya.
2.       PC (Personal Computer)
PC adalah seperangkat computer yang digunakan oleh satu orang saja/ pribadi. Fungsi dari PC ini adalah untuk mengolah data input dan menghasilkan output berupa data atau informasi sesuai dengan keinginan user (pengguna).
Ada tiga elemen yang tersusun didalam computer ini, yaitu :
a.       Hardware (Perangkat Keras)
Sekumpulan komponen perangkat keras yang secara fisik bisa dilihat, diraba dan dirasakan. Hardware dibagi menjadi lima bagian, yaitu :
1.       Input device; peralatan masukkan seperti keyboard, mouse
2.       Process device; peralatan proses seperti processor, motherboard
3.       Output device; perlatan keluaran seperti monitor, printer
4.       Storage device; peralatan penyimpanan seperti harddisk, flashdisk
5.       Peripheral device; peralatan tambahan seperti webcam, modem
b.      Software (Perangkat Lunak)
Program berinstruksi yang berfungsi sebagai perantara yang menghubungkan antara hardware dan brainware yang dapat menghasilkan informasi yang diinginkan brainware.
Software dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu :
a.       Software Operating System (OS); contohnya adalah windows, linux, DOS, Android.
b.      Software Application System; contohnya adalah Ms. Office, Open Office, Adobe Photoshop, Corel Draw, Program Database dan Utilities, dll.
c.       Brainware  (Perangkat Manusia/User/Pengguna)
Perangkat yang mengoperasikan dan menjalankan perangkat lunak yang ada dalam computer, brainware bukan hanya orang yang menggunakan namun orang yang merasakan manfaatnya juga bisa dikatakan brainware. Brainware dikelompokkan menjadi beberapa kategori mulai dari pembuat program (programmer), Technical Support, Designer Graphic, Operator sampai User paling awan sekalipun.

F.       Email dan Teleconference
1.       E-mail
Email adalah surat elektronik yang mengirimkan file hasil ketikan menggunakan jaringan computer sebagaimana layaknya kegiatan surat menyurat melalui jasa pos. Selain dapat mengirim dan menerima berita dan dokumen dalam bentuk data elektronik (file), Email juga bisa mengirim dan menerima jasa e-card (kartu ucapan elektronik) dan dalam pemfaatannya, haruslah memiliki memiliki sebuah alamat email yang diperoleh dari sebuah situs penyedia fasilitas email seperti Yahoo! Dan Gmail dan cukuplah memiliki satu atau dua saja karena jika terlalu banyak alamat email akan tidak efisien dan membuat repot sendiri untuk mengingat alamat email dan passwordnya.
2.       Teleconference
Teleconference adalah komunikasi langsung antara beberapa orang yang biasanya dalam jarak jauh atau tidak dalam satu ruangan dan dihubungkan oleh suatu system telekomunikasi. Teleconference ini dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telepon atau koneksi jaringan. Dalam pertemuan tersebut bisa menggunakan suara (audio conference) atau audio-video (video conference) yang bisa memungkinkan peserta konferensi saling melihat dan mendengar apa yang dibicarakan.

G.     Macam-macam aplikasi otomatisasi perkantoran
Berikut merupakan aplikasi otomatisasi perkantoran yaitu :
1.       Word processing; dokumen yang diketik kemudian dicetak
2.       E-mail; pengiriman pesan elektronik melalui jaringan networking
3.       Voice mal; pengiriman pesan suara
4.       Electronic calendaring; untuk menentukan/membuat jadwal acara
5.       Audio conferencing; biasanya berhubungan dengan audio
6.       Video conferencing; signal video dan audio
7.       Computer conferencing; sebuah jaringan computer
8.       Facsimile transmission; pengirim dan penerima dokumen baik gambar atau tulisan
9.       Videotext;  berupa materi tekstual
10.   Image storafe and revrieval; dokumen bervolume besar
11.   Desktop publishing; pembuatan output cetak

Referensi
  1. Simamora, Lambue Sofia. 2014. Pengantar Administrasi Perkantoran [Online] http://smkdamosgue.blogspot.com/2014/11/pengantar-administrasi-perkantoran.html diakses tanggal 26 Maret 2015
  2. Ardiansyah, Deva. 2013. Pengertian dan Fungsi Personal Computer. [Online] http://pakdevakeren.blogspot.com/2013/08/pengertian-dan-fungsi-personal-computer.html diakses tanggal 26 Maret 2015
  3. Ridwan, Agus. 2013. Pengertian Half Duplex dan Full Duplex. [Online] http://agusridwan67.blogspot.com/2013/03/pengertian-half-duflex-dan-full-duflex.html diakses tanggal 26 Maret 2015
  4. Gunawan, Iwan. 2014. Jaringan dan Telekomunikasi: Surat Elektronik (Email). [Online] https://unindrax1eione.wordpress.com/jaringan-dan-telekomunikasi-3/surat-elektronik-email/ diakses tanggal 27 Maret 2015
  5. Gunawan, Iwan. 2014. Jaringan dan Telekomunikasi: Teleconference. [Online] https://unindrax1eione.wordpress.com/jaringan-dan-telekomunikasi-3/teleconference/ diakses tanggal 27 Maret 2015